Rabu, 16 November 2016

CARA MENGHITUNG PERSEN

Persen atau persentase adalah nilai atau jumlah per seratus dari suatu angka, uang, barang, dan lainnya. Nah, dalam artikel Cara Menghitung Persen – Rumus Persentase dan Diskon (Mencari %) ini akan di ulas tuntas mengenai teknik atau langkah dalam cara mencari persentase sebuah nilai dari barang, benda cair, uang, dan apa pun itu selama ada jumlahnya dan diketahui nilainya.
Dalam ilmu matematika persen ditandai dengan simbol ‘%’. Ini adalah tanda umum yang digunakan, termasuk di komputer, yang tertulis di keyboard, di kalkulator dan buku-buku juga menuliskannya demikian sebagai tanda yang mewakili nama dari persentase.
Ada banyak kemungkinan yang mencul ketika kita bicara soal persen, di antaranya mencari berapa persen dari nilai tertentu dari total suatu uang atau barang, mengetahui berapa jumlah pasti dari angka persen dari total yang telah diketahui dan lain sebagainya yang berhubungan dengan ilmu matematika dasar ini. Berikut caranya:

Cara Menghitung Persen berdasarkan Rumus Persentase

Tanda % yang kita kenal dengan sebutan di atas pada dasarnya kuncinya adalah pada nilai 100 karena ketika kita bicara soal persen maka itu artinya nilai dari per seratusnya. Maksudnya begini, kalau kamu mau tau berapa sih nilai persennya dari suatu barang sedang nilai keseluruhannya sudah diketahui dan nilai yang akan dicari persennya juga, maka rumusnya adalah dengan membagi dari nilai yang diketahui dengan nilai total kemudian dikali 100 dan hasilnya pun akan keluar.
Untuk lebih jelasnya ini adalah perkaliannya:

1. Cara Mencari Persen dari Jumlah yang Sudah Diketahui

Misalnya diketahui bahwa si A mempunyai 200 butir kelereng atau gampangnya sebut saja uang. Nah, lalu diambil adiknya atau si B sebanyak 23 butir atau 20 rupiah (jika misalnya uang).
PertanyaanyaBerapa persenkah 23 butir dari total 200 butir keleren yang si A miliki?
Jawabannya:
23 butir : 200 x 100 = 11,5 %
Jadi, cara menghitung persen dari nilai yang sudah diketahui adalah dengan cara membagi nilai tersebut dengan nilai totalnya lalu dikali seratus karena seratus tersebut adalah nilai dari persentasenya.

2. Rumus persentase menghitung jumlah nilai dari persen yang sudah diketahui

Sebagai contoh, Ali Mempunyai Rp. 1.500.000 uang yang ia simpan dilemari, tapi karena berhubung saudaranya lagi butuh uang mendadak, maka saudaranya tersebut mengambil 30% sedang 70 % lagi mau digunakan untuk modal berdagang.
Pertanyaannya, berapakah nilai uang dari 30% tersebut, jika jumlah total uangnya adalah Rp. 1.500.000?
Jawabannya: Karena jumlah total 100% adalah Rp. 1.500.000 maka tinggal bagi saja nilai uang tersebut menjadi 100 bagian lalu kali 30 maka itulah hasilnya. Lebih jelasnya lihat perkaliannya berikut ini:

CARA MENANAM

Cara menanam cabe dalam polybag

cara-menanam-cabe
Cabe merupakan salah satu komoditas pertanian yang harganya sangat berfluktuasi. Apalagi menjelang hari-hari besar seperti lebaran, harga cabe pasti melonjak tinggi. Hal ini yang memancing orang untuk menanam cabe, baik untuk dijual maupun sekadar untuk persediaan sendiri. Sayangnya bagi yang tinggal diperkotaan ketersedian lahan untuk bercocok tanam sangat terbatas. Namun hal ini bisa disiasati dengan menanam cabe dalam pot atau polybag.
Cara menanam cabe dalam pot atau polybag cukup mudah dilakukan. Menanam cabe bisa dilakukan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah. Secara umum menanam cabe bisa dilakukan pada ketinggian 0-2000 meter diatas permukaan laut. Suhu optimal bagi tanaman cabe ada pada kisaran 24-27oC, namun masih bisa tahan terhadap suhu yang lebih dari itu. Sifat tersebut tergantung dari jenis varietas cabe.
Salah satu jenis cabe yang cocok untuk ditanam di pekarangan adalah cabe kerting. Jenis ini relatif lebih tahan terhadap iklim tropis dan rasanya pedas banyak disukai di pasaran. Berikut ini kami paparkan tentang cara menanam cabe keriting dalam polybag.

Pemilihan benih

Di pasaran banyak macam varietas cabe keriting, mulai dari hibrida hingga varietas lokal. Cara menanam cabe lokal dan hibrida tidak mempunyai perbedaan yang berarti. Hanya saja beberapa cabe hibrida dianjurkan dirawat dengan produk-produk obat-obatan tertentu. Varietas hibrida banyak didatangkan dari Taiwan dan Thailand, sedangkan varietas lokal banyak ditanam di Rembang, Kudus, hingga Tanah Karo, Sumatera Utara.
Saat ini terdapat varietas lokal hasil seleksi, produktivitasnya pun lebih baik daripada varietas lokal tanpa seleksi. Benihnya dijual dalam kemasan kaleng seperti tampar yang diproduksi Sang Hyang Sri. Dari segi teknis, cara menanam cabe keriting lokal lebih sederhana dan anti ribet dibanding cara menanam cabe hibrida. Cabe lokal lebih adaptif dengan kondidi lingkungan dibanding cabe hibrida. Hanya saja produktivitasnya masih kalah dari hibrida.

Penyemaian benih

Cara menanam cabe dalam polybag sebaiknya tidak langsung dilakukan dari benih atau biji. Pertama-tama benih cabe harus disemaikan terlebih dahulu. Proses penyemaian ini gunanya untuk menyeleksi pertumbuhan benih, memisahkan benih yang tumbuhnya kerdil, cacat atau berpenyakit. Selain itu juga untuk menunggu kesiapan bibit sampai cukup tahan ditanam di tempat yang lebih besar.
Tempat persemaian bisa berupa polybag ukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki (tray) persemaian, atau petakan tanah. Untuk melihat lebih detail silahkan baca cara membuat media persemaian. Cara yang paling ekonomis adalah dengan menyiapkan petakan tanah untuk media persemaian.
Buat petakan tanah dengan ukuran secukupnya, campurkan kompos dengan tanah lalu aduk hingga rata. Butiran tanah dibuat sehalus mungkin agar perakaran bisa menembusnya dengan mudah. Buat ketebalan petakan tersebut 5-10 cm, diatasnya buat larikan dengan jarak 10 cm.
Masukkan benih cabe dalam larikan dengan jarak 7,5 cm kemudian siram untuk membasahi tanah dan tutup dengan abu atau tanah. Setelah itu tutup dengan karung goni basah selama 3-4 hari, pertahankan agar karung goni tetap basah. Pada hari ke-4 akan muncul bibit dari permukaan tanah, kemudian buka karung goni. Sebaiknya petakan ditudungi dengan plastik transparan untuk melindungi bibit cabe yang masih kecil dari panas berlebih dan siraman air hujan langsung. Tanaman cabe siap dipindahkan ke polybag besar setelah berumur 3-4 minggu, atau tanaman telah mempunyai 3-4 helai daun.

Penyiapan media tanam

Pilih polybag yang berukuran diatas 30 cm, agar media tanam cukup kuat menopang pertumbuhan tanaman cabe yang rimbun. Selain polybag, bisa juga digunakan pot dari jenis plastik, semen, tanah, atau keramik. Atau bisa juga menggunakan wadah-wadah bekas yang tidak terpakai lagi, beri lubang pada dasar wadah untuk saluran drainase.
Cara menanam cabe dalam polybag bisa menggunakan media tanam dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, arang sekam, dan lain-lainnya. Silahkan baca cara membuat media tanam polybag untuk penjelasan lebih detail.
Beberapa contoh komposisi media tanam diantaranya adalah (1) Campuran tanah dengan kompos dengan komposisi 2:1, (2) Campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan komposisi 1:1:1, atau (3) Campuran tanah dan pupuk kandang dengan komposisi 2:1. Apabila menggunakan pupuk kandang, sebaiknya pilih pupuk yang telah matang. Lihat jenis dan karakteristik pupuk kandang.
Buat media tanam sehalus mungkin dengan cara mengayaknya. Campurkan sekitar 3 sendok NPK dalam setiap polybag. Aduk hingga campuran tersebut benar-benar rata. Lapisi bagian dalam polybag dengan sabut kelapa, pecahan genteng, atau pecahan styrofoam. Gunanya agar air tidak menggenangi daerah perakaran tanaman.
Cara menanam cabe dalam polybag

Pemindahan bibit

Setelah bibit tanaman dan media tanam siap, pindahkan bibit tanaman cabe dari tempat persemaian kedalam polybag. Lakukan pekerjaan ini saat pagi hari atau sore hari, dimana matahari tidak terlalu terik untuk menghindari stres pada tanaman.
Lakukan pemindahan bibit dengan hati-hati, jangan sampai terjadi kerusakan pada perakaran tanaman. Buat lubang tanam pada polybag sedalam 5-7 cm. Apabila persemaian dilakukan di atas polybag atau daun pisang, copot polybag dan daun pisang lalu masukan seluruh tanah dalam tempat persemaian kedalam lubang tanam. Apabila persemaian dilakukan di atas petak tanah atau tray, pindahkan dengan tanah yang menempel pada perakaran dan masukkan kedalam lubang tanam.

Pemeliharaan dan perawatan

  • Pemupukan, berikan pemupukan tambahan dengan dosis satu sendok makan NPK per polybag setiap bulannya. Atau apabila ingin menanam cabe secara organik, sebagai gantinya semprotkan pupuk organik cair pada masa pertumbuhan daun dan pertumbuhan buah. Tambahkan satu kepal kompos atau pupuk kandang kambing pada saat tanaman mau berbuah.
  • Penyiraman, tanaman cabe sebaiknya disiram sekurang-kurangnya 3 hari sekali. Apabila matahari bersinar terik, siram tanaman setiap hari.
  • Pengajiran, setelah tanaman cabe tumbuh sekitar 20 cm, berikan ajir bambu. Ajir ini berguna untuk menopang tanaman agar berdiri tegak.
  • Perompesan, tunas-tunas muda yang tumbuh di ketiak daun sebaiknya dihilangkan (dirompes). Perompesan dimulai pada hari ke-20 setelah tanam, perompesan biasanya dilakukan tiga kali hingga terbentuknya cabang. Gunanya agar tanaman tidak tumbuh kesamping ketika batang belum terlalu kuat menopang.
  • Hama dan penyakit, penggunaan pestisida sebaiknya hanya dilakukan apabila tanaman terlihat terserang hama atau sakit. Apabila terlihat ada hama putih semprot dengan pestida, bila terlihat ada bakal ulat semprot dengan insektisida secukupnya, kalau terlihat jamur gunakan fungisida. Untuk bercocok tanam cabe organik gunakan pestisida alami, silahkan lihat di cara membuat pestisida organik.
cara-menanam-cabe

Pemanenan

Umur cabe dari mulai tanam hingga panen bervariasi tergantung jenis varietas dan lingkungan. Masa panen terbaik adalah saat buah belum sepenuhnya berwarna merah, masih ada garis hijaunya. Buah seperti ini sudah masuk bobot yang optimal dan buah cabe masih bisa tahan 2-3 hari sebelum terjual oleh pedagang di pasar. Waktu panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah embun kering. Hindari waktu panen pada malam dan siang hari.
Tutorial  cara menanam cabe ini cocok diterapkan pada pertanian sekala kecil atau lahan pekarangan. Bisa diterapkan juga untuk pertanian vertikultur atau urban farming. Semoga bermanfaat.

MELIHAT KUMAN

p 5: Cara Deteksi Bakteri Pakai Ponsel Sedot Perhatian

Liputan6.com, Jakarta - Berikut kami rangkumkan Top 5 berita terpopuler yang paling banyak dibaca di kanal Tekno Liputan6.com kemarin, Jumat (1/8/2015).

1. Cara Mendeteksi Noda Bakteri Lewat Kamera Smartphone

Sebuah artikel yang ditulis oleh seorang ahli dari pusat Epidemiologi dan Kesehatan Umum Nasional mengungkap bahwa para pengguna smartphone tidak disarankan untuk menggunakan perangkatnya di toilet. Hal ini dikarenakan ruangan dimana penuh dengan bakteri itu akan sangat gampang pindah ke tubuh manusia lewat media yang dipegang. 

Untuk mengantisipasi hal ini, cara yang paling mudah untuk dilakukan adalah mengetahui tempat mana di rumah Anda yang paling banyak memiliki bakteri. Untuk mengetahui letaknya, Anda hanya memerlukan perangkat smartphone Anda dan beberapa alat tulis.

2. 20 `Jalan Pintas` di Windows 10 yang Wajib Anda Ketahui

Windows 10 adalah edisi paripurna yang menyatukan segala kebaikan dari seluruh edisi-edisi Windows sebelumnya. Di dalamnya disertakan antarmuka yang familiar dan performa mumpuni, serta fitur-fitur canggih. Selain menyematkan sederet fitur inovatif, Microsoft juga menghadirkan sejumlah tombol shortcut keyboard untuk mempermudah navigasi di Windows 10. 

Kurang lebih ada 20 shortcut keyboard yang disediakan untuk mempermudah penggunaan, mulai dari navigasi virtual desktop hingga akses ke fitur asisten pribadi Cortana.

3. 6 Hal yang Membuat Windows 10 Layak Ditunggu

Microsoft secara resmi telah merilis sistem operasi generasi terbarunya, Windows 10, secara serentak di 190 negara, termasuk Indonesia. Sistem operasi ini digadang-gadang merupakan penyempurnaan dari seluruh edisi sistem operasi yang pernah dirilis Microsoft. Salah satu sebabnya adalah Windows 10 diklaim akan menjadi sistem operasi pertama Microsoft yang mendukung muti-platform, baik di perangkat mobile maupun PC. 

Windows 10 sendiri memiliki beragam keunggulan baik dari segi tampilan antar muka, sistem hingga keamanan yang mudah digunakan. Di antaranya asisten pribadi Cortana, Start Menu, browser baru Microsoft Edge, Continuum, Task View dan APlikasi ANdroid dan iOS.

4. Microsoft Edge vs Google Chrome, Cepat Mana?

Microsoft telah melengkapi Windows 10 dengan browser terbaru mereka yang diberi nama "Edge". Mesin peramban modern yang menggantikan posisi Internet Explorer (IE) di sistem operasi Windows 10 itu diklaim lebih ringan, cepat, serta terkoneksi dengan asisten virtual Cortana. Kehadiran Edge diharapkan mampu menutupi kelemahan IE yang dinilai gagal bersaing dengan browser modern lain seperti Google Chrome dan Mozilla Firefox. 

Hasil uji coba menggunakan software benchmark Futuremark Peacekeeper menunjukkan, Chrome masih lebih unggul dengan mencatatkan skor rata-rata 3917. Sedangkan Edge hanya mampu menghasilkan skor rata-rata 2525. Namun dengan software SunSpider JavaScript, Edge menang dari Chrome.

5. Napak Tilas Wajah Windows Dari Masa ke Masa

Sistem operasi teranyar Microsoft, Windows 10, sudah resmi diluncurkan serentak di 190 negara. fitur klasik `Start Menu` kembali hadir di sistem operasi Windows 10 ini. Fitur Start Menu memang sudah malang melintang di ranah sistem operasi Windows selama hampir dua dekade lamanya. Di Windows 8, Microsoft mencoba menggantikan fitur tersebut dengan fitur `Start Screen` yang dinilai kurang begitu efisien digunakan. 

Tampilan sistem operasi Windows dengan Start Menu-nya yang ciri khas memang berubah dari tahun ke tahun. Seperti apa tampilan sistem operasi Windows dari tahun 1990an sampai saat ini, simak langsung di artikelnya.

INFEKSI SALURAN PERNAFASAN

INFEKSI SALURAN PERNAPASAN

Pengertian Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan atau respiratory tract infections adalah infeksi yang menyerang saluran pernapasan manusia.
Respiratory Infection - alodokter
Kondisi ini bisa disebabkan oleh virus atau bakteri. Ada dua jenis infeksi pada saluran pernapasan manusia, yaitu:
  • Infeksi saluran pernapasan atas atau upper respiratory tract infections (URI/URTI), yang meliputi rongga hidung, sinus (rongga berisi udara yang terdapat di sekitar pipi, hidung dan mata), faring (terletak di belakang hidung dan mulut), dan laring (pangkal tenggorokan). Infeksi ini dapat berakibat kepada penyakit pilek, radang sinus atau sinusitis, radang amandel atau tonsillitis, radang pita suara atau laringitis, dan influenza.
  • Infeksi saluran pernapasan bawah atau lower respiratory tract infections (LRI/LRTI), yang meliputi trakea (batang tenggorokan), bronkus, bronkiolus, dan paru-paru. Infeksi ini dapat berakibat kepada penyakit seperti radang pada tabung bronkus atau bronkitis, bronkiolitis, influenza, tuberkulosis dan pneumonia.
Kasus infeksi saluran pernapasan yang paling umum ditemui pada penderita dewasa maupun anak-anak adalah pilek. Infeksi saluran pernapasan dapat menyebar melalui kontak langsung maupun tidak langsung sehingga penting untuk mengetahui apa saja penyebab, gejala, dan penanganan infeksi penyakit ini.

Penyebab Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme lain. Infeksi bakteri sekunder juga dapat terjadi pada penderita infeksi saluran pernapasan atas maupun bawah.
Infeksi saluran pernapasan dapat menyebar melalui udara atau sentuhan. Anda dapat tertular infeksi ketika menghirup udara yang mengandung percikan air dari seorang penderita yang bersin atau batuk. Infeksi juga dapat menular bila Anda sebelumnya menyentuh hidung atau mata lalu menyentuh permukaan suatu benda, yang mana kemudian orang lain menyentuh benda tersebut. Selain tempat tinggal, penularan infeksi saluran pernapasan banyak terjadi di fasilitas-fasilitas umum, seperti di sekolah dan tempat penitipan anak sehingga tingkat kebersihan di area ini perlu dijaga sebaik mungkin.
Berikut adalah jenis-jenis infeksi saluran pernapasan beserta virus yang menjadi penyebabnya.
  • Infeksi saluran pernapasan atas, sebagian besar kasus ini ditimbulkan akibat infeksi coronavirus dan rhinovirus. Virus lainnya yang dapat berperan pada infeksi saluran pernapasan atas adalah adenovirus, coxsackieviruses, myxovirus, dan paramyxovirus (parainfluenza, respiratory syncytial virus).
  • Infeksi saluran pernapasan bawah dapat disebabkan oleh bakteri dan virus. Virus yang menyebabkan infeksi saluran pernapasan adalah jenis virus influenza Ahuman metapneumovirus (hMPV), varicella-zoster virus (VZV) atau cacar air, dan respiratory syncytial virus (RSV). Virus-virus ini merupakan penyebab kasus rawat inap paling banyak pada penderita anak-anak. Selain virus, bakteri juga dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan. Beberapa bakteri itu di antaranya adalah H. influenza, streptococcus pneumonia, klebsiella pneumonia, staphylococcus aureus,berbagai bakteri anaerob, dan jenis enterobacteria seperti Escherichia coli. Infeksi bakteri streptococcus pneumonia adalah bakteri penyumbang sebagian besar kasus pneumonia pada penderita infeksi saluran pernapasan. Bakteri Mycobacterium tuberculosis juga dapat menginfeksi saluran napas bawah dan menyebabkan penyakit tuberkulosis.
  • Organisme yang tidak memiliki klasifikasi juga dapat menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan, yaitu mycoplasma pneumoniae, legionella pneumophila, chlamydophila pneumonia, dan coxiella burnetii.
Anak-anak pada umumnya sangat rentan terhadap infeksi saluran pernapasan dan virus lebih cenderung untuk berdiam di tubuh mereka. Hal ini dikarenakan sistem kekebalan tubuh anak-anak yang belum sempurna.

Gejala Infeksi Saluran Pernapasan

Gejala infeksi saluran pernapasan yang paling umum adalah batuk. Meski begitu, gejala yang berbeda juga dapat menyertai masing-masing infeksi saluran pernapasan, seperti:
  • Infeksi saluran pernapasan atas, pada umumnya memiliki gejala berupa hidung tersumbat, hidung beringus, bersin-bersin, batuk, nyeri otot, dan sakit tenggorokan. Gejala lain yang mungkin timbul adalah hilangnya daya penciuman dan perasa, tekanan pada telinga, rasa perih ringan pada mata, dan demam.
  • Infeksi saluran pernapasan bawah, dapat memiliki gejala berupa batuk berdahak, meningkatnya ritme pernapasan, napas yang tersengal-sengal atau sesak napas, sesak pada dada, dan mengi. Gejala lain yang mungkin timbul adalah demam yang berulang, kesulitan makan, dan kurang tidur pada bayi dan anak-anak.
Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah batuk yang berlangsung hingga berminggu-minggu, timbul rasa sakit pada dada, kehilangan berat badan, hingga batuk berdarah yang bisa menjadi penyebab paru-paru basah atau pneumonia. Segera temui dokter untuk memastikan diagnosis serta penanganan medis.

Diagnosis Infeksi Saluran Pernapasan

Selain memerhatikan gejala-gejala yang muncul, seperti demam, diagnosis infeksi saluran pernapasan dapat dilakukan dengan cara memeriksa dan mengamati kondisi fisik penderita. Dokter mungkin akan mengukur dan memantau level oksigen dalam darah, atau melakukan pulse oximetry. Metode ini berguna untuk mengetahui apakah seseorang memiliki gangguan pernapasan dengan melihat tingkat jenuh oksigen. Misalnya pada kondisi pneumonia, tingkat jenuh oksigen dapat mencapai 95 persen atau kurang.
Dokter juga akan mengamati dan menghitung tingkat pernapasan menurut usia, pergerakan dada saat bernapas, atau tes tuberkulin pada kulit untuk mengetahui risiko penyakit tuberkulosis, radiografi dada, tes urine, hingga tes darah untuk memastikan diagnosis infeksi saluran pernapasan.

Pengobatan Infeksi Saluran Pernapasan

Sebagian besar kasus infeksi saluran pernapasan atas dapat diobati sendiri di rumah. Misalnya dengan obat pereda rasa sakit yang dapat dibeli secara bebas, seperti ibuprofen atau paracetamol, atau cukup dengan memperbanyak istirahat serta asupan cairan. Pengobatan ini bertujuan mengurangi gejala dari infeksi saluran pernapasan atas yang ringan. Biasanya infeksi saluran pernapasan atas akan sembuh dalam selama 1-2 minggu. Pada kasus lainnya, pemberian antibiotik dianjurkan untuk mengobati infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh bakteri.
Untuk perawatan di rumah, infeksi saluran pernapasan atas juga dapat diobati dengan obat batuk atau menggunakan campuran madu dan lemon. Vapour rubs atau gel oles yang mengeluarkan uap dapat membantu meredakan hidung tersumbat pada anak-anak dan bayi di atas usia tiga bulan. Sebagian suplemen dan obat-obatan herba dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif, tapi disarankan untuk dikonsultasikan kepada dokter terlebih dahulu. Anda juga tidak dianjurkan untuk mencoba metode pengobatan lain tanpa sepengetahuan dan seizin dokter.
Penderita infeksi saluran pernapasan bawah, seperti pneumonia, sebagian besar dapat ditangani sebagai pasien rawat jalan atau melalui perawatan menggunakan antibiotik. Begitu juga dengan penderita bronkitis akibat infeksi virus, masih diperbolehkan mendapatkan perawatan di rumah. Antibiotik yang dipakai akan disesuaikan kepada kondisi dan respons fisik penderita. Salah satu antibiotik yang ramah bagi penderita anak-anak adalah amoxicillin. Bagaimanapun juga, keputusan ini tetap berdasarkan diagnosis dokter sehingga tetap ada kemungkinan penderita dapat dirujuk sebagai pasien rawat inap. Pilihan ini diambil terutama ketika antibiotik tidak dapat berfungsi secara maksimal terhadap penderita anak.
Pada keadaan infeksi saluran napas, segera hubungi dokter jika Anda memiliki kondisi lain yang menyertai, seperti:
  • memiliki penyakit jantung, hati, paru-paru, atau ginjal sebelum terinfeksi penyakit saluran pernapasan.
  • mengalami gejala pneumonia seperti batuk berlendir dengan darah
  • penyakit paru-paru jangka panjang (kronis) seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik.
  • menderita bronkiektasis dan fibrosis kistik
  • memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah atau kehilangan berat badan,
  • memiliki kondisi yang memengaruhi sistem saraf seperti multiple sclerosis
  • batuk yang telah berlangsung selama lebih dari tiga minggu
  • terdapat nyeri dada
  • terdapat benjolan di leher

Komplikasi Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan komplikasi atau memicu timbulnya infeksi bakteri sekunder pada saluran pernapasan bawah. Pada penderita anak-anak, infeksi saluran pernapasan atas dapat berkembang menjadi radang paru-paru, bronkitis, dan peradangan pada laring dan trakea yang membuat anak sulit bernapas. Penyakit asma dapat bertambah parah dan penderita penyakit paru-paru kronis berisiko menjadi lebih sulit untuk ditangani.
Infeksi saluran pernapasan bawah harus ditangani hingga tuntas demi menghindari timbulnya komplikasi, seperti abses paru, kegagalan pernapasan, hipoksia, hingga kematian pada penderita. Segera temui dokter jika Anda memiliki sejarah penyakit gagal jantung atau sedang dalam pengobatan untuk penyakit lain di saat yang sama.

Pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan

Memulai kebiasaan menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan sekitar merupakan langkah awal pencegahan infeksi saluran pernapasan yang efektif. Kebiasaan seperti mencuci tangan, mengenakan sarung tangan, dan menggunakan masker dapat membantu mengurangi penularan penyakit. Penderita dapat meminimalkan kontak dengan orang lain untuk mencegah penyebaran infeksi saluran pernapasan, terutama pada anak-anak. Gunakan handuk sendiri dan jangan dipinjamkan kepada orang lain.
Pemberian vaksin dapat dilakukan pada penderita infeksi saluran pernapasan bawah yang juga memiliki penyakit paru-paru atau jantung di saat yang bersamaan. Hentikan kebiasaan merokok jika Anda seorang perokok karena dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan pada anak-anak.

MENYAKITI PENYAKIT MATA

Cara Mengobati Sakit Mata Dengan Cepat

Tips Menyembuhkan Sakit Mata Merah Secara Alami – sakit mata merupakan penyakit yang sering sekali di alami masyarakat indonesia, biasanya penyakit ini dapat dengan mudah menular. Orang terkena sakit mata pada umumnya ciri ciri matanya akan bengkak, memerah, belekan dan berair yang muncul setelah bangun tidur.
Penyakit ini tergolong bukan penyakit yang berbahaya, namun jika dibiarkan tentunya sangat menggangu aktivitas.

Penyebab mata merah dan sakit


obat sakit mata
Infeksi virus
Virus bisa menjadi penyebab mata merah dan terasa sakit. Biasanya gejala yang timbul adalah mata berair, terasa gatal, merah, terasa bengkak dan mengganjal pada bagian mata.
Infeksi bakteri
Selain virus, beberapa jenis bakteri juga dapat menyebabkan masalah pada mata. Jenis bakteri tersebut antara lain bakteri staphylococcus dan bakteri pneumoccocus . Gejala yang terjadi hampir mirip dengan gejala mata merah akibat virus. Mata juga akan terasa perih dan akan keluar kotoran atau belek yang berwarna kuning pekat layaknya nanah. Biasanya ketika bangun tidur pada pagi hari, mata akan susah dibuka karena lengket akibat banyak kotoran yang keluar. Mata terasa panas seperti ada benda asing yang masuk.
Akibat alergi
Alergi yang terjadi pada mata juga dapat membuat mata merah dan terasa sakit. Terkadang mata juga akan terasa bengkak seperti terisi cairan di dalamnya.
Luka pada mata
Penyebab mata gatal dan sakit juga bisa dikarenakan terdapat luka pada mata. Jika tidak diobati dengan benar, luka pada mata dapat menyebabkan infeksi.

Cara mengobati sakit mata yang merah dengan alami

1. Irisan mentimun
Mentimun dapat digunakan untuk mengobati mata yang sakit dan merah. Gunakan irisan mentimun pada mata Anda. Caranya sediakan mentimun dengan ukuran yang agak besar. Kemudian iris tipis-tipis dan tempelkan pada mata selama beberapa saat. Sifat anti bakteri yang terdapat pada mentimun membuatnya sangat ampuh untuk mengatasi mata yang gatal dan kemerahan. Selain itu, mentimun juga dapat meringankan kantung mata dengan sensasi kesegarannya.
2. Irisan kentang
Selain mentimun, irisan kentang juga memiliki manfaat yang ampuh untuk menyembuhkan mata yang sakit dan merah. Ambil kentang yang masih segar dan cuci bersih. Kemudian iris tipis-tipis dan taruh pada atas mata. Kesegarannya akan membuat mata jadi lebih rileks dan terasa sejuk sehingga rasa gatal pada mata bisa hilang.
3. Air mawar
Cara mengobati sakit mata yang merah dengan alami juga bisa dilakukan dengan air mawar. Caranya juga begitu praktis karena bisa dilakukan sendiri di rumah. Amil bunga mawar dan masukkan pada air, gunakan air mawar tersebut untuk membersihkan mata. Lakukan dengan rutin setidaknya 3 kali dalam sehari.
4. Susu murni
Susu murni juga bisa menjadi senjata ampuh atasi mata merah dan gatal. Caranya gunakan kapas dan beri beberapa tetes susu murni. Lalu taruh kapas yang telah diberi susu murni di atas mata selama beberapa saat. Lakukan dengan rutin agar mata yang teriritasi bisa segera reda.
5. Air sirih
Air rebusan sirih juga dikenal manfaatnya untuk mengatasi gangguan pada mata. Caranya, rebuslah daun sirih pada air yang bersih. Kemudian gunakan air rebusan tersebut untuk membersihkan mata yang teriritasi.
banyak mitos beredar kalau mengobati sakit mata merah bisa menggunakan air kencing untuk menyembuhkannya, padahal hal itu merupakan hal yang salah, sebab air kecing banyak terkandung kotoran yang justru akan menambah sakit mata semakin parah
Itulah beberapa cara untuk mengobati sakit mata dengan cepat, semoga dapat membantu Anda yang sedang mengalami sakit mata merah

MENGHILANGKAN CACING DI PERUT

ara Mengobati Penyakit Cacingan Secara Alami

Penyakit cacingan merupakan kumpulan gejala adanya cacing di dalam tubuh. penyebab cacingan yang sering adalah cacing pita, cacing kremi, dan cacing tambang. Penyakit ini sangat mudah menular jadi secepatnya di lakukan cara pengobatan cacingan. Pencegahan penyakit cacingan bisa di lakukan dengan cara mencuci badan, terutama tangan dan kaki dengan air dan sabun sampai bersih. penyakit cacingan tidak hanya menyerang anak-anak saja tetapi juga penyakit cacingan dapat juga menyerang orang dewasa. Hanya saja efek yang ditimbulkan penyakit cacingan pada anak-anak lebih berat.


Cara Mengobati Penyakit Cacingan
Gambar penyakit cacingan (sumber : google.com)
Di artikel ini akan menjelaskan cara mengatasi penyakit cacingan secara alami dan tradisional. Sebelum mengetahui cara mengatasi penyakit cacingan sebaiknya anda terlebih dahulu mengetahui gejala gejala penyakit cacingan ini seperti berikut ini:

  • Pantat terasa gatal.
  • Tubuh penderita kurus.
  • Perut membesar.
  • KembungM
  • Sering merasa mules dan mencret.
  • Lesu dan lemah.
Dalam mengobati cacingan , bila dalam satu keluarga salah seorang anggota mengalami cacingan , maka semua orang dalam keluarga tersebut harus di periksa,semua pakaian yang di pakai pada dua hari sebelumnya harus di cuci dengan air hangat dan detergen. Bagi anda yang sudah terlanjur terkena cacingan , berikut ini adalah cara mengobati cacingan dengan menggunakan bahan bahan herbal alami, ada 3 resep cara pengobatan cacingan yang akan saya bahas, sebagai berikut:


Resep mengobati penyakit cacingan yang pertama
Bahan:
1. Wortel
2. Santan kelapa
3. Garam dapur
4. Air

Cara membuat obat cacingan :
1. Parut 5 hingga 7 buah wortel dan peras, ambil airnya.
2. Campur dengan santan kelapa dengan perbandingan sama banyak dan beri sedikit garam, aduk sampai rata.
3. Ramuan siap di gunakan.

Cara penggunaan obat cacingan :
- Minum ramuan menjelang tidur dan lakukan secara rutin. Resep mengobati penyakit cacingan yang kedua

Bahan:
1. Buah pinang
2. Air panas

Cara pembuatan obat cacingan :
1. Seduh buah pinang dengan air panas, saring dan biarkan sebentar.
2. Setelah seduhan hangat, ramuan siap di minum.

Cara menggunakan obat cacingan :
1. Minum sehari 2 kali, pagi dan sore.
2. Lakukan secara rutin.

Resep mengobati penyakit cacingan yang ke tiga
Bahan:
1. Seluruh tanaman putri malu
2. Air

Cara pembuatan obat:
1. Rebus 25 gram tanaman putri malu dengan 3 gelas air.
2. Angkat setelah memdidih dan air tersisa 1 gelas, saring dan tiriskan
3. Ramuan siap pakai

Cara penggunaan obat:
1. Minum ramuan pada malam hari sebelum tidur
2. Lakukan secara rutin


Wortel.

Jika anda ingin membasmi cacing dalam perut anda juga bisa menggunakan ramuan dari air perasan wortel, caranya campurkan air perasan wortel dengan santan kental masing-masing berukuran 1 cangkir, beri sedikit garam aduk sampai rata, kemudian minumkan pada anak yang menderita cacingan. Ramuan ini bisa memberantas cacing yang menyerang anak-anak maupun orang dewasa.

Kulit Mangga.

Kulit mangga yang biasanya dibuang begitu saja ternyata dapat dijadikan sebagai obat cacing. Daya antelmintik pada kulit mangga akan membantu mencegah penyakit cacing terutama untuk anak-anak, antelmintik juga sangat ampuh untuk membunuh kuman dan bakteri yang ada di dalam perut.

Cara membuatnya : Selama kurang lebih 15 menit rebuslah kulit mangga, hal ini akan menjadikan zat antelmintik di kulit mangga keluar. Ambil dan taruhlah dalam gelas air rebusan kulit mangga tersebut kemudian minumlah dengan penuh semangat. Ternyata rebusan kulit mangga ini cukup ampuh membunuh bakteri jahat di dalam perut dan juga larva cacing.



Kelapa

Bahan yang diperlukan 1/4 butir kelapa dan 1 buah wortel.
Cara membuat ramuan : Semua bahan diatas cucilah hingga bersih sebelum diparut, campur parutan dengan segelas air matang. Peras, saring dan minumlah sebelum tidur.

Akar Delima.

Bahan yang diperlukan ambil 7 gram akar delima saja.
Cara membuat ramuan: Akar delima dicuci bersih lalu dipotong kecil. Rebuslah dengan segelas air matang selama 15 menit. Saring kemudian minum airnya sampai habis.

Biji Jeruju.

Bahan yang diperlukan biji jeruju 4-6 butir.

Cara membuat ramuan : Tumbuklah biji jeruju hingga halus, kemudian seduhlah dengan setengah gelas air panas. Dinginkan sebentar lalu minum saja sampai habis. lakukan hal ini sekali sehari.

Krokot.

Bahan yang diperlukan Krokot Segar.

Cara membuat ramuan : Krokot dicuci sampai bersih. Langkah selanjutnya adalah merebusnya dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi masih hangat, dan krokotnya juga dimakan. tapi pancinya jangan. Lakukan secara teratur 2 kali dalam sehari.

Biji Pepaya

Bahan yang diperlukan 2 sendok makan biji pepaya dan Madu
Cara membuat ramuan : Biji pepaya dikeringkan, kemudian ditumbuk hingga halus. Seduh dengan setengah gelas air dan tambahkan dengan sedikit madu. Minum secara teratur sehari 2 kali.

Daun Pepaya Untuk Cacing Kremi.


Bahan yang diperlukan 1 lembar daun pepaya dan 15 gram akar pohon bunga melati.

Cara membuat ramuan : Selain biji pepaya, daun pepaya juga bisa digunakan mengobati cacing terutama cacing kremi. Cucilah semua bahan hingga bersih. Rebus semuanya dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi masih hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Bawang Putih Untuk Cacing Kremi.

Bahan yang diperlukan bawang putih 3 butir, 30 gram akar pepaya, gula merah secukupnya.

Cara membuat ramuan : Selain untuk mengusir vampire, bawang putih juga efektif untuk mengobati cacing kremi. Caranya gula merah dipotong dan semua bahan dicuci bersih. Lalu rebus semuanya dengan 600cc air, hingga tersisa 300 cc. Minum air rebusannya selagi hangat. Lakukan secara teratur 2 kali sehari.

Bangle.

Bahan yang diperlukan : 25 gram bangle, 25 gram temu hitam, 10 gram biji ketumbar, 5 buah tangkai daun sirih (diiris-iris tipis).
Cara membuat ramuan : Rebuslah keseluruhan bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc kemudian diminum selagi hangat, untuk 2 kali minum. Lakukan mengkonsumsi ramuan ini secara teratur 2 kali sehari.

Putri Malu.

Caranya cukup mudah, cuci 15 – 30 gram tanaman putri malu, rebuslah dalam 3 gelas air sampai hanya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring kemudian air saringannya diminum pada malam hari sebelum tidur.

Sudahkah anda membaca rincian tentang cara mengobati penyakit cacingan secara alami yang perlu and ketahui agar selalu terjaga kesehatannya dari penyakit yang satu ini dengan mengkonsumsi buah dan